KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id – Pemerintah Kota Semarang menggelar Apel Siaga, Pengarahan Kamtibmas & Siaga Bencana Kota Semarang 2025 di Halaman Balai Kota Semarang, Jumat (28/11/2025) pagi.
Baca juga : Apel Gladi Lapang Menghadapi Musim Penghujan dan Pengukuhan Pengurus FPRB 2025–2026 di Semarang
Kegiatan ini dipimpin Wakil Wali Kota Semarang, Ir. H. Iswar Aminuddin, S.T., M.T., mewakili Wali Kota Semarang, serta dihadiri berbagai unsur Forkopimda Kota Semarang.
Turut hadir dalam apel tersebut, DanLanal Kol Laut Akbar Abdulah, Kapolsek Semarang Tengah Kompol Sugito mewakili Kapolrestabes Semarang, Ketua DPRD Komisi D Kota Semarang Mualim, DanDenpom Mayor Sugiyarto, DanBrimob AKBP Supandi, jajaran TNI-Polri, Basarnas, BPBD, para lurah, camat, serta berbagai potensi relawan termasuk Bankom Semarang.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta laporan kegiatan. Momentum ini menjadi agenda rutin Pemkot Semarang dalam memastikan kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat menghadapi potensi gangguan kamtibmas dan ancaman bencana, terutama banjir dan longsor.
Baca juga : Apel “Semarang Damai”: Sinergi Pemerintah, TNI, dan Polri Jaga Persatuan Kota Atlas
Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0733/KS, Kolonel Inf Priyo Handoyo S.Sos., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi dinamika cuaca dan potensi bencana.
“Bencana adalah tanggung jawab kita bersama. Cuaca yang kita hadapi saat ini sangat dinamis, dari hujan ringan hingga lebat sesuai prakiraan BMKG. Kita tidak bisa bekerja sendiri menghadapi situasi kebencanaan ini—harus bersama-sama dari hulu hingga hilir,” tegas Dandim.
Baca juga : Gathering RS Keluarga Sehat III Semarang: Sinergi Relawan untuk Layanan Kesehatan Humanis
Ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat menjaga saluran air.
“Kami harapkan Babinsa, lurah, dan camat dapat meyakinkan masyarakat agar peduli menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan. Mesin pompa banjir sudah disiapkan, tapi yang terpenting aliran air dari permukiman menuju sungai besar harus lancar,” ujarnya.
Baca juga : Kapolda Jateng Tinjau Banjir Genuk Semarang, Pastikan Pelayanan Terbaik bagi Warga
Dandim menambahkan bahwa Semarang merupakan salah satu indikator penanganan kebencanaan di Jawa Tengah sehingga membutuhkan langkah cepat dan sinergis.
Baca juga : Hujan Lebat Lumpuhkan Sejumlah Ruas Jalan, Satlantas Polrestabes Semarang Turun Langsung ke Lapangan
Membacakan arahan Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa kesiapsiagaan jelang musim hujan dan periode Natal–Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 harus menjadi prioritas utama.
“Kamtibmas dan siaga bencana adalah dua hal yang saling berkaitan. Semarang memiliki persoalan dominan berupa banjir dan longsor yang harus kita antisipasi bersama,” jelasnya.
Baca juga : Kamseltibcarlantas Diperkuat, Polrestabes Semarang Luncurkan Operasi Zebra 2025
Beliau memaparkan sejumlah faktor risiko, mulai dari penurunan tanah di kawasan Pantura hingga penggunaan lahan perbukitan yang memicu kerawanan longsor.
Selain itu, meningkatnya arus kendaraan imbas pembangunan jalan tol Pantura dan jalur selatan juga menjadi perhatian serius.
“Lonjakan kendaraan pada 24, 28, dan 31 Desember diprediksi sangat tinggi. Ini bisa memengaruhi kelancaran mobilitas, keamanan wilayah, hingga ancaman kamtibmas. Karena itu pengamanan wilayah dan mitigasi bencana tidak bisa dipisahkan,” ungkapnya.
Baca juga : Pengawasan Internal Lebih Efektif, Polda Jateng Hadirkan Sistem Pelaporan Dumas QR Code
Wakil Wali Kota menyampaikan tiga poin arahan utama dari Walikota Semarang, yakni:
- Pengamanan Kamtibmas Selama Nataru; Pastikan ibadah Natal berjalan aman dan nyaman, Perkuat patroli di pusat keramaian dan daerah rawan kriminalitas serta Jaga harmoni dan toleransi antar umat beragama.
- Integrasikan Mitigasi Bencana dalam Pengamanan Wilayah; OPD terkait wajib berada dalam satu koordinasi, Pastikan pompa air, perahu karet, penerangan portable, dan alat evakuasi siap digunakan, serta Intensifkan pemantauan titik rawan banjir, genangan, dan pohon tumbang.
- Ajak Masyarakat Aktif Gunakan Platform Informasi; Beberapa platform yang disosialisasikan ke masyarakat seperti Travoy, CCTV Kota Semarang, Pantau Semar, Digital Weather for Traffic, Sidarma Mobile
“Semakin banyak masyarakat memanfaatkan fasilitas ini, semakin kecil risiko gangguan di lapangan,” tegas Wakil Wali Kota.
Baca juga : Polda Jateng Perluas Edukasi & Penegakan Hukum dalam Operasi Zebra Candi 2025
Beliau juga mengingatkan bahwa banjir di Simpang Lima, Pasar Mrican, dan sejumlah titik lain merupakan siklus tahunan yang harus diantisipasi meski telah tersedia kolam retensi di wilayah hulu.
Acara ditutup dengan penyerahan perlengkapan mitigasi oleh Wakil Wali Kota bersama Dandim 0733/KS, diikuti sesi foto bersama. Kemudian dilakukan inspeksi peralatan oleh pimpinan Forkopimda dan stakeholder.
Baca juga : Antisipasi Kasus Keracunan, Polrestabes Semarang Gelar Rapat Koordinasi MBG
Melalui apel ini, Pemkot menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi demi keamanan dan keselamatan warga Semarang.
Semarang Bersatu, Semarang Semakin Hebat. (ADC)










