Dukung Ekspor Produk Lokal, The Zayed Foundation Tinjau Potensi Alpukat dan Gula Aren Kendal

KAB.KENDAL, BANKOM SEMARANG NEWS.ID – Desa Peron, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, kini menjadi pusat perhatian dunia setelah dikunjungi delegasi The Zayed Foundation dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada Senin (07/07/2025). Kunjungan ini membuka babak baru kerja sama internasional untuk pengembangan ekspor alpukat dan gula aren yang dikelola oleh BUMDes Mukti Makmur.

 

Baca juga : Bupati Kendal Ajak Masyarakat Rawat Toleransi, 600 Penghayat Kepercayaan Terdata

 

Sebanyak 15 pejabat tinggi The Zayed Foundation, termasuk Mohanna Obaid Almheiri (Deputy Director General), Abdulaziz Al Zaidi, Mohammad Amin, Fatima Al Harthi, Arash Amai, dan Mansour Al Blooshi, hadir langsung di Desa Peron. Mereka disambut oleh Ketua BUMDes Mukti Makmur Suroso, Kepala Desa Peron Erna Hermawati, serta para petani dan tokoh masyarakat setempat.

 

Baca juga : Event KSAL Cup Hard Enduro 2025 Tuai Apresiasi Dunia, UMKM dan Wisata Ikut Bergeliat

 

Didampingi Tim Relawan Alap-Alap Jokowi, delegasi menyusuri kebun alpukat dan pohon aren milik warga serta menyaksikan proses tradisional pembuatan gula aren. Kekaguman mereka pun tak terbendung.

“Kami melihat peluang besar di sini. Alpukat dan gula aren dari Peron memiliki potensi untuk tembus pasar internasional. Kami siap mendukung melalui pelatihan SDM, peningkatan manajemen, hingga strategi pemasaran global,” ungkap salah satu perwakilan The Zayed Foundation.

Ketua BUMDes Mukti Makmur, Suroso, menjelaskan bahwa produksi alpukat di Desa Peron mencapai 3.000 ton per tahun, sementara produksi gula aren rata-rata mencapai 3 ton per hari. Meski begitu, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses pasar dan peningkatan mutu produk.

“Kehadiran The Zayed Foundation adalah angin segar bagi kami. Kami sangat membutuhkan pendampingan agar bisa bersaing di pasar ekspor, baik dari sisi kualitas maupun daya saing,” ujar Suroso.

 

Baca juga : Polres Kendal Pastikan Penanganan Judi Sabung Ayam Tetap Berjalan, Isu Pembebasan Pelaku Hoaks

 

Dalam dialog langsung dengan para petani, delegasi Abu Dhabi menggali informasi seputar tantangan teknis dan manajerial yang dihadapi para pelaku usaha tani. Mereka berkomitmen akan mengadakan serangkaian pelatihan untuk memperkuat kapasitas petani lokal.

 

Baca juga : Internasional! Event Motor Trail KSAL Cup Digelar di Kendal, Hadirkan 15 Penerjun Pasukan Khusus

 

Suroso juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang dianggap berperan besar membuka jalan kerja sama ini. Jokowi diketahui telah dua kali mengunjungi Desa Peron pada akhir 2024 dan awal 2025 untuk meninjau langsung perkembangan alpukat dan gula aren.

“Tanpa kehadiran dan perhatian Bapak Jokowi, kami yakin hubungan ini tidak akan pernah terjadi. Beliau bahkan turun langsung ke kebun dan melihat proses produksi gula aren,” ucap Suroso penuh haru.

 

Baca juga : Bupati Kendal Terima Kunjungan Dubes Singapura, Bahas Investasi dan Industri Hijau

 

Setelah kunjungan ke Kendal, delegasi The Zayed Foundation dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Di sana, mereka akan meninjau budidaya kopi Posong, komoditas unggulan yang juga mendapat perhatian dari Presiden Jokowi dalam kunjungan sebelumnya.

 

Baca juga : Dorong Investasi, Jawa Tengah Siap Sambut Penerbangan Internasional ke Singapura

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi tonggak awal kerja sama jangka panjang antara The Zayed Foundation dan desa-desa produktif di Indonesia dalam pengembangan komoditas ekspor unggulan berbasis komunitas. (ADC/.hms)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top