Evakuasi dan Trauma Healing Digencarkan Polres Banjarnegara Usai Longsor Pandanarum

Tim SAR Gabungan ditambah K9 masih mencarai korban tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pringamba, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara. (Foto:Hms)

KAB.BANJARNEGARA, Bankomsemarangnews.id  – Polres Banjarnegara menerjunkan tim penanganan bencana secara lengkap menyusul kejadian tanah longsor di Dukuh Situkung, Desa Pringamba, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Longsor besar tersebut menyebabkan dua warga meninggal dunia, puluhan rumah rusak, dan ratusan lainnya terpaksa mengungsi.

 

Baca juga : Polda Jateng Turunkan Tim Trauma Healing di 4 Wilayah Bencana, Pulihkan Mental Pengungsi

 

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SIK, MM, bersama pejabat utama dan personel turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan proses evakuasi, pencarian korban, hingga pendampingan psikologis bagi warga terdampak berjalan optimal.

“Situasi tanah di lokasi masih bergerak. Ada sekitar 30 rumah warga terdampak longsor. Total warga terdampak sebanyak 981 orang, dan 876 di antaranya sudah mengungsi, baik di Kecamatan Pandanarum maupun di rumah-rumah warga sekitar,” ujar Kapolres saat melakukan pengecekan di lokasi, Senin (17/11/2025).

Personel Polres Banjarnegara bersama BPBD, TNI, relawan, dan instansi terkait terus melakukan evakuasi warga serta pencarian korban yang belum ditemukan. Unit K9 juga diturunkan untuk mempercepat proses pencarian pada titik-titik yang diduga masih terdapat korban tertimbun material longsor.

Selain membantu evakuasi, personel Polri juga terlibat dalam pemulasaraan jenazah dua korban meninggal dunia serta memastikan seluruh proses berjalan dengan penuh hormat dan sesuai prosedur.

 

Baca juga : DVI Polri Kerahkan Tim Lengkap untuk Identifikasi Korban Longsor Cibeunying, Majenang

 

Untuk mengurangi beban para penyintas, Polres Banjarnegara juga memberikan bantuan sosial berupa paket sembako bagi warga yang kini tinggal di pengungsian.

“Kami melakukan pendampingan psikologis dan trauma healing agar warga, terutama anak-anak, tidak berlarut-larut dalam kesedihan. Kami ingin mereka merasa didampingi, tidak sendirian,” jelas Kapolres.

 

Baca juga : Tim SAR Dibantu K9 Berhasil Evakuasi 7 Jenazah Baru dari Longsor Cilacap

 

Ia menegaskan bahwa seluruh upaya yang dilakukan merupakan bentuk empati dan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan membantu masyarakat bangkit dari musibah ini,” tandasnya. (ADC)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top