Jelang Lebaran 2026, Polda Jateng Bersama Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah di Semarang

KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kepolisian Daerah Jawa Tengah melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Jawa Tengah bersinergi dengan Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Tengah meluncurkan Program Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bulog Kanwil Jawa Tengah, Jalan Menteri Supeno, Semarang pada Jumat (13/03/2026) pagi itu menjadi magnet bagi masyarakat. Sejak pukul 08.30 WIB, warga sudah memadati lokasi yang berdekatan dengan kawasan Bundaran Taman Indonesia Kaya yang saat itu tengah ramai oleh aktivitas pasar tumpah.

Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang warga yang ingin memperoleh berbagai komoditas pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

 

Baca juga : Operasi Ketupat Candi 2026: 10 Bus & 10 Towing Siap Antar Pemudik Motor Lintasi Jateng

 

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Latief Usman, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah melalui Polres jajaran.

 

“Hari ini secara serentak di seluruh Polres jajaran wilayah Jawa Tengah dilaksanakan pasar murah. Total penyaluran hari ini mencapai 78.600 kilogram beras, 11.280 liter minyak goreng, serta 1.448 kilogram gula pasir dengan target penerima manfaat sekitar 7.800 orang,” ujar Wakapolda.

 

Ia menambahkan, pada tahun sebelumnya program serupa telah memberikan dampak besar bagi masyarakat.

 

“Pada tahun 2025 lalu, Polda Jawa Tengah telah berhasil menyalurkan sekitar 52 juta kilogram beras dari target awal 11 juta kilogram yang menjangkau lebih dari 7,4 juta masyarakat di wilayah Jawa Tengah,” jelasnya.

 

Latief berharap melalui program tersebut masyarakat dapat menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

 

Baca juga : Wali Kota Semarang Pimpin Apel Ops Ketupat Candi 2026, Ribuan Personel Siaga Pengamanan Lebaran

 

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Tengah, Sri Muniati, mengapresiasi langkah proaktif kepolisian dalam menjaga stabilitas harga pangan.

 

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan Bulog menjadi langkah strategis untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.

 

“Masyarakat tidak perlu panik dalam berbelanja. Stok sembako di Jawa Tengah sangat aman. Dengan diluncurkannya Gerakan Pangan Murah Polri ini, distribusi beras SPHP akan semakin luas menjangkau masyarakat,” ungkap Sri Muniati.

 

Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas dijual dengan harga yang jauh lebih terjangkau, antara lain: Beras SPHP Rp56.000 per 5 kilogram, Minyakita Rp31.000 per 2 liter, Beras Befood Setra Ramos Rp74.000 per 5 kilogram, Gula Manis Kita Rp17.500 per kilogram.

 

Baca juga : HUT ke-22 Bankom Polrestabes Semarang: “Mengabdi Dengan Hati, Bergerak Dengan Aksi” dalam Sarasehan dan Buka Puasa Bersama

 

Kehadiran pasar murah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Lia (50), warga Mugassari, mengaku sangat terbantu dengan adanya selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasaran.

 

“Saya langsung datang begitu dapat informasi. Di sini Minyakita cuma Rp31 ribu dua liter, sementara di luar bisa hampir Rp40 ribu. Selisihnya lumayan sekali, bisa untuk stok dapur beberapa minggu ke depan,” ujar Lia dengan wajah sumringah.

 

Baca juga : Operasi Ketupat Candi 2026 Dimatangkan, Polda Jateng Kerahkan 22.680 Personel

 

Sementara itu, Kabid Humas Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Artanto, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga pangan menjelang hari raya.

 

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Melalui sinergi dengan Bulog dan pemerintah daerah, diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, khususnya menjelang Idul Fitri,” jelasnya.

 

Baca juga : Bankom, RAPI, dan Komunitas Relawan Semarang Dukung Posko Mudik Gunungpati 2026

 

Gerakan Pangan Murah tersebut menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi negara dan BUMN mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, terutama di momentum penting seperti menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Red.ADC)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top