KAB.KENDAL, Bankomsemarangnews.id – Direktur Kawasan Industri Kendal (KIK), Juliani Kusumaningrum, mengajak para perantau asal Kabupaten Kendal yang saat ini bekerja maupun berdomisili di wilayah Jabodetabek untuk mulai mempertimbangkan kembali peluang kerja di daerah asal.
Baca juga : Polres Kendal Pererat Sinergi dengan Dewan Buruh Lewat Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Ajakan tersebut disampaikan seiring dengan pesatnya pertumbuhan investasi dan industri di kawasan Kendal yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Juliani, perkembangan ini membuka ruang yang luas bagi masyarakat lokal, termasuk para perantau, untuk mendapatkan pekerjaan yang layak tanpa harus jauh dari keluarga.
“Kami melihat peluang kerja di Kendal saat ini semakin terbuka. Berbagai sektor industri terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja yang kompeten,” ujar Juliani dalam keterangannya, Sabtu (28/03/2026).
Baca juga : Hari Kedua Idulfitri Berujung Duka, Kecelakaan Fatal Terjadi di Weleri Kendal
Ia menegaskan bahwa keberadaan Kawasan Industri Kendal tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup di kota-kota besar seperti Jakarta.
“Harapan kami, para perantau tidak perlu lagi membawa keluarganya ke Jakarta. Dengan adanya peluang kerja di Kendal, mereka bisa tetap bekerja sekaligus dekat dengan keluarga,” tambahnya.
Lebih lanjut, Juliani menjelaskan bahwa berbagai perusahaan di dalam kawasan industri tersebut terus melakukan ekspansi, sehingga kebutuhan tenaga kerja diproyeksikan akan terus meningkat. Hal ini menjadi momentum penting bagi putra daerah untuk kembali dan berkontribusi dalam pembangunan wilayahnya sendiri.
Selain itu, ia juga menekankan bahwa bekerja di daerah asal memiliki nilai lebih dari sisi sosial dan ekonomi. Kedekatan dengan keluarga serta biaya hidup yang relatif lebih terjangkau menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga tentang kesejahteraan dan kualitas hidup. Kami ingin masyarakat Kendal bisa tumbuh bersama daerahnya,” jelasnya.
Ajakan ini sekaligus menjadi pesan humanis di tengah arus urbanisasi yang selama ini menjadi fenomena umum di Indonesia. Dengan adanya alternatif peluang kerja di daerah, diharapkan terjadi pemerataan ekonomi serta penguatan struktur sosial di tingkat lokal.
Baca juga : One Way Nasional Diberlakukan, Kapolri Lepas Arus Balik Lebaran 2026 dari Kalikangkung
Kawasan Industri Kendal sendiri saat ini telah menjadi salah satu kawasan industri strategis di Jawa Tengah yang terus menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Kehadirannya dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus membuka harapan baru bagi generasi muda di Kabupaten Kendal. (Red.ADC)




