Kesepian Wonderia, Jamaah Sholat Idul Fitri 1446 H Penuhi dan Ramaikan Halaman Eks Wonderia

KOTA SEMARANG, BANKOM SEMARANG NEWS.ID – Gegap gempita menyambut hari Kemenangan dengan dilaksanakan Sholat Idul Fitri 1446 H pada hari Senin, 31 Maret 2025 secara serentak , tidak ada perbedaan waktu antara Pemerintah dengan NU dan Muhammadiyah, sebagaimana maklumat dan pengumuman yang disampaikan Menteri Agama melalui Sidang Istbatnya yang sebelumnya Muhammadiyah telah mengumumkannya.

 

Baca juga : Shalat Idul Fitri di Halaman Polda Jateng, Momentum Silaturahmi antara Polri dan Masyarakat

 

Di Kota Semarang dipersiapkan tempat-tempat Sholat, baik itu di Masjid Masjid, di lapangan, di halaman kantor dan tempat tempat lainnya . Muhammadiyah Menyiapkan setidaknya adalah lebih dari 50 titik yang tersebar di seluruh wilayah se-kota Semarang salah satunya di Halaman Wonderia.

 

Pelaksanaan Sholat Idul Firi di Halaman Wonderia Semarang diikuti lebih dari 10.000 orang ini dislnggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Candisari 2 Semarang bekerja sama dengan Ketakmiran Masjid Jami’ At Taqwa Tegalsari Semarang yang merupakan rintisan sesepuh dan Tokoh Masyarakat Bapak Djupri Jaman Noor.

 

Halaman Wonderia yang terletak di Jl Sriwijaya Semarang ini sangat strategis dan nyaman untuk pelaksanaan Sholat Idul Fitri maupun Sholat Idul Adha , dengan kekompakan kepanitiaan baik dari Pimpimnan Cabang Muhammadiyah maupun Ketakmiran tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

 

Baca juga : Polri Siap Kawal Arus Balik Lebaran 2025, Pastikan Kelancaran dan Keselamatan Pemudik

 

Selaku Imam dan Khotib dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1446 H di Wonderia tersebut adalah Dr. H. KRAT.AM.Juma’I,SE.MM Ketua Lembaga Dakwah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah yang mengambil Tema “Hikmah Makna Ramadhan dan Cerminan dalam kehidupan sehari hari”. Beberapa keutamaan bulan Ramadhan antara lain : Kehadiran Rahmat dan Pengampunan, Kesempatan untuk Mendekatkan Diri pada Allah, Ujian Kesabaran dan Disiplin, Solidaritas dan Kepedulian Sosial dan Momen Refleksi dan Introspeksi.

 

Baca juga :  Kapolri: 78.506 Masjid dan 38.390 Tempat Salat Ied Jadi Fokus Pengamanan

 

Disamping itu juga Khotib menyampaikan tentang beberapa hal yang bisa membekas dari Ramadhan: Peningkatan Ketaqwaan ; Ramadhan adalah bulan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT, dan semangat ini seharusnya terus berlanjut setelah bulan suci berakhir.

 

Pengendalian Diri; Selama Ramadhan kita dilatih untuk mengendalikan hawa nafsu dan menghindari maksiat, dan kebiasaan ini seharusnya tetap dipertahankan, Semangat Ibadah; Semangat beribadah, seperti sholat, membaca Al-Quran, dan berzikir, yang meningkat selama Ramadhan, seharusnya tetap membekas dan menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, Amal Shalih; Amal shalih yang ditingkatkan selama Ramadhan, seperti sedekah dan silaturahmi, seharusnya tetap dilanjutkan setelahnya; Introspeksi Diri.

 

Baca juga : Menhub Apresiasi Kapolri dan Kakorlantas Atas Baiknya Penanganan Arus Mudik

 

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan memperbaiki kekurangan, dan semangat ini seharusnya terus berlanjut untuk menjadi pribadi yang lebih baik, Menjaga Silaturahmi, Menjaga tali silaturahmi dengan keluarga, kerabat, dan teman-teman yang ditingkatkan di bulan Ramadhan, hendaknya tetap dijaga setelahnya.

 

Khotib juga memesankan bahwa keberadaan kita ini sebagai Hamba Allah, Ummat Rasulullah dan Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia dan masing-masing memiliki tanggungjawab, komitmen dan loyalitas yang penuh. Sebagai Hamba Allah harus taat terhadap perintah-perintah dan menjauhi larangan-larangannya, sebagai ummat Rasulullah harus bias menteladani dan mengikuti apa yang dicontohkan Baginda Rasul Muhammad SAW, dan sebagai warga negara Republik Indonesia harus taat dan patuh terhadap aturan dan undang undang yang berlaku .

 

Baca juga : Kapolri Pimpin dan Beri Kenaikan Pangkat 38 Perwira Tinggi

 

Sebagai warga Masyarakat harus turut serta andil dalam proses Pembangunan sesuai dengan daya kemampuan kita, bagi yang punya harta kekayaan bias berkontribusi dengan kekayaannnya, bagi yang memiliki tenaga,power dan kekuasaanya maka bias berkontribusi dengan tenaga,power dan kekuasaannya dan bagi yang memiliki Ilmu dan Pengalaman bias berkontribusi dengan Ilmu dan pengalamannya.

 

“Di Kota Semarang kita telah memiliki Walikota dan Walikota yang syah hasil pemilihan secara seretak pada tahun 2024 lalu , maka saat sekarang bersatu padu tidak lagi melihat latar belakang politik, latar belakang pilihannya dalam Pilkada akan tetapi saat ini Walikota adalah Agustin dan Wakil Walikota adalah Iswar yang harus menjadi mitra aktif dan produktif. Jika kebijakan-kebijakan baik maka kita dukung namun jika kebijakan menyengsengsarakan rakyat dan tidak berpihak kepada rakyat maka kita wajib mengingatkannya. Maka Tagline Bergerak bersama Membangun kota harus selalu kita terapkan dan kita pegang erat erat,” ujar AM Jumai.

 

Baca juga : Pemudik Alami Kecelakaan Tunggal, Polwan Pospam KM 445 Berikan Pertolongan.

 

AM Jumai juga berharap agar Pemerintah bisa segera mengfungsikan area Eks Wonderia ini menjadi temapat Publik dan tempat rekreasi bagi masyarakat di Kota Semarang. (Tomo/.hms)

 

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top