Pengamanan Unras di Pati, Bidpropam Polda Jateng Tegaskan Pendekatan Humanis dan Sesuai SOP

PATI, BANKOM SEMARANG NEWS.ID – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Jawa Tengah melaksanakan pengecekan kesiapan personel pengamanan aksi unjuk rasa (unras) di Kabupaten Pati, Rabu (13/8/2025) pagi.

Baca juga : Ratusan Bendera Merah Putih Berkibar di Alun-Alun Kendal, Polres dan Pemkab Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan ke-80 RI

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan secara humanis, profesional, dan mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Pengecekan dimulai pukul 07.00 WIB di halaman Kantor Bupati Pati, sebelum personel menempati titik-titik pengamanan.

Baca juga : Kendal Open Fair 2025 Resmi Dibuka, Angkat Potensi Lokal Menuju Kendal Berdikari

Tim Bidpropam memeriksa kelengkapan dan kesiapan pasukan dari berbagai satuan, memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun pentungan, sebagai bentuk komitmen terhadap pola pengamanan persuasif.

Baca juga : Polsek Pakualaman Selenggarakan Bazar Beras SPHP untuk Stabilkan Harga Pangan Sambut HUT RI ke-80

Kabid Propam Polda Jateng, Kombes Pol Saiful Anwar, menegaskan pihaknya akan mengawasi ketat mulai tahap persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.

“Kami memastikan tidak satupun personel membawa senpi atau perlengkapan yang tidak sesuai SOP. Pengawasan melekat dilakukan agar setiap anggota bertindak profesional, tidak melakukan pelanggaran, dan mengedepankan pendekatan humanis,” tegasnya.

Baca juga : Presiden Prabowo Dorong Indonesia Incorporated, KADIN Siap Bersinergi Wujudkan Visi Nasional

Menurutnya, pola pengamanan yang diterapkan berfokus pada langkah preemtif, preventif, dan persuasif. Seluruh personel dituntut untuk siap secara fisik dan mental, serta memegang teguh etika profesi Polri.

“Pengecekan ini penting untuk memastikan tidak ada pelanggaran prosedur saat pengamanan berlangsung,” imbuhnya.

Baca juga : DPRD dan Pemkot Semarang Komitmen Perkuat Kamtibmas Lewat CCTV dan Aplikasi Libas

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menekankan bahwa pengendalian internal yang solid menjadi fondasi utama profesionalitas pengamanan.

“Pengamanan dimulai dari pengendalian internal yang kuat. Langkah Bidpropam memastikan tidak ada celah pelanggaran prosedur, sekaligus menjamin jalannya pengamanan sesuai prinsip profesional,” ujarnya.

Baca juga : Komisi III DPR Apresiasi Rotasi Polri: Penyegaran Tepat Tingkatkan Kinerja

Ia juga mengingatkan bahwa dalam setiap pengamanan unjuk rasa, Polri bukanlah pihak yang dihadapkan dengan massa aksi, melainkan mitra demokrasi.

“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menyalurkan aspirasi dengan aman, tertib, dan sesuai aturan. Polda Jateng berkomitmen menjunjung tinggi nilai demokrasi dan hak warga negara dalam menyampaikan pendapat secara damai,” pungkasnya.

Baca juga : Pemerintah Genjot Ketahanan Pangan dan Infrastruktur, Presiden Prabowo Soroti Proyek Giant Seawall Pantura

Dengan langkah persiapan yang cermat dan pengawasan internal yang ketat, pengamanan aksi unjuk rasa di Kabupaten Pati ini diharapkan menjadi contoh bahwa keamanan dan demokrasi bisa berjalan beriringan, tanpa gesekan, tanpa pelanggaran, dan tetap mengedepankan rasa saling menghormati. (ADC/.hms)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top