KAB.KENDAL, Bankomsemarangnews.id – Dalam upaya membentuk generasi muda yang sadar keselamatan berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal bersama Polsek Patean menggelar kegiatan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lantas di SMP Negeri 3 Patean, Kamis (05/02/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menyasar para pelajar sebagai pionir keselamatan berlalu lintas sekaligus bagian dari sosialisasi pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang tengah berlangsung di wilayah Jawa Tengah.
Dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Kendal, Iptu Karyono, S.H., bersama anggota Unit Kamsel, kegiatan ini turut didampingi Kanit Binmas Polsek Patean Iptu Imam Wasito, S.H. serta Bripka Yanuar selaku Bhabinkamtibmas setempat. Para siswa diberikan pemahaman mengenai etika berkendara, kepatuhan hukum lalu lintas, serta bahaya kenakalan remaja.
Selain edukasi aturan di jalan raya, personel kepolisian juga menanamkan nilai pembentukan karakter melalui penyuluhan dampak bullying dan pentingnya menjaga sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.
Baca juga : Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polres Kendal Siap Amankan Jelang Lebaran
Kanit Kamsel Satlantas Polres Kendal Iptu Karyono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini.
“Melalui pendekatan edukatif, kami ingin siswa memahami bahwa keselamatan di jalan raya tidak hanya soal aturan, tetapi juga soal tanggung jawab dan etika sebagai pengguna jalan,” ungkapnya.
Antusiasme pelajar terlihat dalam sesi tanya jawab, di mana mereka aktif berdialog mengenai prosedur keselamatan serta konsekuensi hukum bagi pengendara di bawah umur.
Baca juga : Operasi Keselamatan Candi 2026, Pengendara Tertib di Kendal Dapat Bingkisan dari Polisi
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Kendal AKP Panji Yugo Putranto, S.Tr.K., S.I.K., M.P.A., menegaskan bahwa sekolah menjadi titik strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Kami ingin memastikan edukasi keselamatan ini sampai ke akar rumput, terutama kepada pelajar SMP yang secara psikologis masih mencari jati diri. Lewat sosialisasi Ops Keselamatan Candi 2026 ini, kami berharap angka kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur dapat ditekan secara signifikan melalui pemahaman etika yang benar di jalan raya,” ujarnya.
Baca juga : Warga Semarang Bagikan Pengalaman Urus ETLE Resmi, Polisi Ingatkan Bahaya Link Palsu
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen antara pihak kepolisian dan sekolah dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta ketertiban masyarakat sejak usia dini. (Red.ADC/.hms)




