KAB.CILACAP, Bankomsemarangnews.id – Kerja keras tim SAR gabungan yang terdiri dari Polresta Cilacap, Polda Jawa Tengah, Basarnas, TNI, BPBD, serta para relawan akhirnya membuahkan hasil. Dengan bantuan Unit K9 Polda Jateng, petugas berhasil menemukan tujuh jenazah terbaru dari balik material longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Sabtu (15/11/2025) sore.
Baca juga : Polresta Cilacap Gerak Cepat Tangani Bencana Longsor, Kapolresta Kunjungi Korban di RSUD Majenang
Penemuan ini menambah jumlah korban meninggal menjadi 11 orang, sementara 12 warga lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dalam pencarian. Pergerakan tim SAR sejak pagi difokuskan pada empat titik utama di sektor B1 dan B2, lokasi yang diduga kuat menjadi area terkonsentrasinya para korban saat longsor besar menerjang kawasan tersebut. Penyisiran juga diperluas hingga bantaran sungai yang sebelumnya menjadi kawasan pemukiman warga.
Peran penting 8 ekor anjing pelacak K9 milik Polda Jateng dan polres jajaran menjadi faktor kunci. Dari titik-titik yang diindikasikan oleh K9, petugas melakukan penggalian manual serta menggunakan alat bantu ringan hingga akhirnya berhasil mengevakuasi satu per satu jenazah dari bawah tumpukan tanah yang mulai mengering.
Proses identifikasi kini ditangani oleh Tim DVI Polda Jateng, mengingat sebagian korban mengalami kondisi tidak utuh akibat tekanan material longsor.
Baca juga : Majenang Berkabung: Longsor Timpa Permukiman, BNPB–Pemprov Kerahkan Personel dan Alat Berat
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh unsur SAR gabungan yang terus bekerja tanpa henti sejak kejadian.
“Upaya tanpa lelah dari seluruh tim SAR gabungan patut diapresiasi. Terlebih, peran Unit K9 sangat menentukan. Dengan kemampuan dan indera penciuman tajam yang mereka miliki, tim dapat menemukan titik-titik kunci yang mengarahkan pada penemuan para korban,” ujarnya.
Baca juga : Tragedi Tubing Sungai Genting: Polres Kendal Serahkan Korban Terakhir ke Keluarga
Artanto juga menyampaikan duka cita mendalam atas ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia. Dari total 28 warga yang terdampak, sebanyak 5 orang selamat dan kini dirawat di rumah sakit, sementara 23 lainnya dilaporkan hilang. Hingga sore ini, 10 di antaranya telah ditemukan dalam kondisi tewas.
“Seluruh korban selamat saat ini menjalani perawatan. Kami juga menerjunkan tim trauma healing dan konseling psikologis. Semoga keluarga para korban diberi ketabahan. Polda Jateng dan seluruh unsur terkait akan terus bekerja maksimal agar 13 warga lainnya dapat segera ditemukan,” tegasnya.
Baca juga : Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001, Perkuat Mobilitas Udara Strategis TNI AU
Operasi pencarian masih berlangsung dengan intensitas tinggi, mengingat cuaca di sekitar lokasi mulai membaik dan kondisi material longsor telah memungkinkan petugas bergerak lebih cepat dan aman. (ADC)






