KAB.KENDAL, Bankomsemarangnews.id – Sebuah kebakaran rumah terjadi di Dusun Krajan, Desa Surokonto Wetan, Kecamatan Pageruyung, Kabupaten Kendal, pada Senin dini hari, 29 Desember 2025, sekitar pukul 00.10 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh api tungku dapur kayu yang ditinggalkan menyala saat korban merebus jengkol.
Rumah yang terbakar diketahui milik Sutinah, warga setempat. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang tinggal di seberang rumah korban, yang melihat kobaran api mulai membesar di bagian dapur.
Kejadian kebakaran tersebut kemudian dilaporkan oleh Kepala Desa Surokonto Wetan, Bambang Rasyono, kepada pihak berwenang, yakni Polsek Pageruyung dan Pemadam Kebakaran Sukorejo.
Baca juga : Pria 34 Tahun Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Pedan Klaten
Kapolsek Pageruyung Iptu Danang Christian menjelaskan, kronologi kejadian bermula pada Minggu malam, 28 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB, saat korban tengah merebus jengkol menggunakan tungku dapur berbahan kayu.
“Korban merebus jengkol menggunakan tungku kayu, kemudian tertidur di dapur sementara api tungku masih menyala,” ujar Iptu Danang Christian, Senin (29/12/2025).
Baca juga : Kapolrestabes Semarang Tinjau Jembatan Ambruk di Tembalang, Pastikan Keamanan Warga
Lebih lanjut, sekitar pukul 00.10 WIB, saksi yang berada di seberang rumah korban melihat api dari tungku telah membakar bagian dapur dan mulai membesar.
“Saksi melihat api sudah membakar dapur, kemudian menjalar ke pagar dan atap dapur yang berbahan kayu,” jelasnya.
Baca juga : Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana
Melihat kondisi tersebut, saksi segera memanggil warga sekitar untuk membantu pemadaman awal, sekaligus menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Sukorejo dan Polsek Pageruyung.
Berkat kesigapan warga dan petugas, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bagian rumah lainnya. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca juga : Ops Lilin Candi 2025, Polres Kendal Intensifkan Patroli Pusat Keramaian
Namun demikian, kebakaran mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta.
“Kerugian meliputi kerusakan atap dapur berbahan kayu serta perlengkapan kesenian leak yang disimpan di dapur dan ikut terbakar,” ungkap Iptu Danang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari api tungku kayu yang menjalar ke atap dapur serta barang-barang yang mudah terbakar.
Baca juga : Libur Natal 2025, Polres Kendal Tingkatkan Pengamanan di Pantai Ngebum
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku tradisional, khususnya dapur kayu.
“Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, terutama pada malam hari, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa,” pungkas Kapolsek Pageruyung. (ADC/.hms)




