Kunjungi Jawa Tengah, Presiden Prabowo Resmikan Pemugaran Stasiun Tawang Semarang

Pidato Presiden RI Prabowo saat kunjungan di Stasiun Tawang, Kamis (30/07/2026)

KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah, Kamis (30/07/2026), dengan membawa sejumlah agenda strategis yang mencerminkan komitmen pemerintah terhadap pelestarian warisan budaya, penguatan sektor transportasi nasional, serta perluasan akses hunian layak bagi masyarakat.

 

Presiden bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.30 WIB menuju Lanumad Ahmad Yani Semarang. Setibanya di Kota Semarang, Kepala Negara langsung bergerak menuju Stasiun Kereta Api Semarang Tawang untuk meresmikan hasil pemugaran salah satu bangunan cagar budaya paling bersejarah di Indonesia.

 

Baca juga : Permen Komdigi 9/2026 Resmi Terbit, Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Demi Perlindungan Digital

 

Peresmian tersebut menjadi momentum penting karena Stasiun Semarang Tawang yang berdiri sejak tahun 1914 untuk pertama kalinya menjalani pemugaran resmi sejak dibangun lebih dari satu abad silam.

Pemugaran Stasiun Tawang Semarang menjadi simbol bahwa pelestarian warisan budaya dapat berjalan seiring dengan modernisasi transportasi nasional, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat. 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa proyek pemugaran merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo kepada Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada tahun 2025 agar aset-aset bersejarah nasional tetap terjaga sekaligus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

 

“Pagi ini, Presiden Prabowo akan bertolak menuju Semarang untuk meresmikan pemugaran Stasiun Tawang Semarang, salah satu cagar budaya bersejarah yang berdiri sejak 1914 dan untuk pertama kalinya dipugar secara resmi. Pemugaran stasiun ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo kepada Direktur Utama KAI pada 2025,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

Pemugaran Stasiun Tawang tidak hanya mempertahankan nilai arsitektur kolonial yang menjadi identitas kawasan Kota Lama Semarang, tetapi juga menjadi simbol harmonisasi antara pelestarian sejarah dengan modernisasi layanan transportasi publik.

 

Usai peresmian, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Batang menggunakan Kereta Api Nusantara Explorer dalam rangka melakukan uji coba layanan terbaru PT Kereta Api Indonesia.

 

Baca juga : Taklimat Awal Tahun Presiden RI: Fokus Infrastruktur dan Program Prioritas 2026

 

Menurut Seskab Teddy, kehadiran Kereta Api Nusantara Explorer merupakan implementasi dari visi Presiden agar moda transportasi kereta api Indonesia memiliki standar pelayanan yang semakin berkualitas, nyaman, sekaligus berkelas internasional.

 

“Selanjutnya, Presiden Prabowo akan menaiki Kereta Api Nusantara Explorer menuju Kota Batang untuk melakukan uji coba. Kereta ini merupakan wujud keinginan Presiden agar KAI memiliki layanan kereta penumpang yang indah, elegan, dan nyaman bagi masyarakat,” kata Teddy.

 

Agenda kunjungan kerja kemudian dilanjutkan di kawasan Puri Delta City Side, Kabupaten Batang, yang menjadi pusat pelaksanaan akad massal 62.000 unit KPR Subsidi. Program tersebut dilaksanakan secara serentak di 165 titik yang tersebar di 372 kabupaten/kota pada 36 provinsi di seluruh Indonesia.

 

Baca juga : Presiden Prabowo Percepat Pembangunan Kampung Haji dan Hunian Warga Terdampak Bencana

 

Program nasional tersebut diharapkan semakin memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap kepemilikan rumah layak huni sekaligus memperkuat sektor perumahan sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Setelah itu, Presiden Prabowo akan meresmikan pelaksanaan akad massal 62.000 rumah KPR Subsidi yang dilaksanakan di 165 titik di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi, dengan acara utama dipusatkan di Kota Batang, Jawa Tengah,” tutur Teddy.

 

Kunjungan kerja Presiden ke Jawa Tengah memperlihatkan pendekatan pembangunan yang menyentuh berbagai sektor secara bersamaan, mulai dari pelestarian cagar budaya, peningkatan kualitas transportasi publik, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat melalui program perumahan bersubsidi.

 

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Jawa Tengah yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

 

Baca juga : Presiden Prabowo Serahkan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001, Perkuat Mobilitas Udara Strategis TNI AU

 

Melalui rangkaian agenda tersebut, pemerintah berharap pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga menjaga identitas sejarah bangsa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui infrastruktur yang modern, inklusif, dan berkelanjutan. (Red.ADC)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top