Halaman Sebelumnya ………. Lanjut Halaman Sebelumnya
Mahasiswa berkomitmen untuk tetap bersikap kritis dan proaktif dalam menyuarakan kepentingan publik, aksi ini merupakan bentuk solidaritas mahasiswa dalam mempertahankan hak atas pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.
Selain di Semarang, aksi serupa juga berlangsung di berbagai kota lain di Indonesia tanggal 19 dan 20 Februari 2025, dengan pusat demonstrasi di Jakarta. Gelombang protes ini mencerminkan solidaritas mahasiswa di seluruh Indonesia dalam menolak kebijakan pemangkasan anggaran pendidikan dan menunjukkan bahwa gerakan mahasiswa masih memiliki semangat juang dalam memperjuangkan hak rakyat.
Baca juga : Kadivhumas Buka Bakomsus Humas Polri, Harap Jajarannya Semakin Berkualitas
Dengan menyebarnya aksi di berbagai kota, gerakan ini menunjukkan potensi untuk menjadi gerakan nasional yang kuat, memperkuat suara rakyat dalam menyuarakan keadilan sosial dan hak atas pendidikan yang layak. (ADC/hms)




