Seorang Anak Ditemukan Meninggal Tenggelam di Sungai Bringin, Mangkang Wetan

Gambar: Jenazah anak tenggelam di Sungai Beringin sudah diserahkan kepada pihak keluarga korban.

KOTA SEMARANG, BANKOM SEMARANG NEWS.ID – Duka menyelimuti warga Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, setelah seorang anak laki-laki ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Bringin, Rabu (04/06/2025) malam.

 

Baca juga : Wali Kota Semarang Sidak TPS Muktiharjo Kidul, Tanggapi Keluhan Warga Terkait Bau Sampah

 

Korban diketahui bernama Rizki Faizal Akram (11), warga Gang Kakap RT 05 RW 06, Kelurahan Mangkang Wetan. Kejadian tragis ini bermula saat Rizki berpamitan kepada ibunya untuk bermain sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, hingga pukul 18.00 WIB, korban tak juga pulang ke rumah, sehingga pihak keluarga bersama warga setempat memutuskan untuk melakukan pencarian.

Sekitar pukul 19.00 WIB, tubuh korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tersangkut di jaring perangkap ikan yang berada di Sungai Bringin, wilayah Ngebruk RT 05 RW 06, tak jauh dari kediamannya.

 

Baca juga : Di Belakang Pasar Johar Semarang, Lokasi Sabung Ayam di Gerebek Polisi dan Amankan Peralatan

 

Menindaklanjuti laporan warga, petugas gabungan piket fungsi bersama Panit Intelkam Polsek Tugu, Ipda Budi Santoso, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangkang Wetan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan awal dan pendataan.

Kapolsek Tugu, Kompol Fajar Widiyanto, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi dan mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di lingkungan sekitar, khususnya di area yang berisiko tinggi seperti sungai.

 

Baca juga : Video Viral Pemalakan Sopir Truk di Semarang, Polisi Tangkap Pelaku dan Amankan Samurai

 

“Saya menghimbau para orang tua agar selalu mengawasi kegiatan anak-anak. Jangan biarkan bermain di sungai, karena sangat berbahaya. Ini demi keselamatan anak-anak kita,” tegasnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus anak tenggelam di wilayah Kota Semarang dan menjadi peringatan penting akan perlunya pengawasan ekstra dari orang tua serta edukasi keselamatan sejak dini kepada anak-anak.

Pihak kepolisian menyatakan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan musibah dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Red./Kholis/.hms)

 

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top