KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (01/05/2026) di Kota Semarang mendapat perhatian serius dari Polda Jawa Tengah. Aparat kepolisian menegaskan komitmennya untuk menghormati dan menjamin kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sebagai bagian dari hak konstitusional warga negara.
Baca juga : Jelang May Day 2026, Polda Jateng Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Desk Ketenagakerjaan
Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, menyampaikan bahwa sejumlah elemen buruh dijadwalkan akan menggelar aksi penyampaian aspirasi di beberapa titik strategis, termasuk di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah dan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, unjuk rasa merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang harus dijaga bersama agar tetap berlangsung aman, tertib, dan bermartabat.
“Polda Jateng menghormati dan menjamin kebebasan rekan-rekan buruh dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Hal ini merupakan hak konstitusional yang dilindungi undang-undang, sehingga harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan tetap dalam koridor hukum,” ujar Artanto saat ditemui di Mapolda Jateng, Jumat pagi (01/05/2026).
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan yang matang dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, serta profesional dalam mengawal jalannya aksi.
“Pelayanan yang akan kami laksanakan bukan semata-mata untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh kegiatan penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan tertib,” imbuhnya.
Baca juga : Polda Jateng Gelar Apel Kesiapan, Pastikan Respons Cepat Hadapi Situasi Darurat
Dalam pelaksanaannya, Polda Jateng juga menurunkan personel yang telah dibekali kemampuan komunikasi efektif, termasuk kehadiran Polwan negosiator yang diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif di lapangan.
“Personel kami, termasuk Polwan negosiator, telah dibekali kemampuan komunikasi dan pendekatan persuasif, sehingga mampu mengelola situasi secara profesional sesuai dinamika yang berkembang,” jelasnya.
Baca juga : Jelang May Day 2026, Polrestabes Semarang Perkuat Dialog dengan KASBI Jawa Tengah
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian juga meminta masyarakat untuk mengikuti perkembangan informasi resmi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpengaruh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, serta mengikuti informasi resmi dari kepolisian. Dengan demikian, situasi kamtibmas dapat tetap terjaga,” pungkasnya.
Baca juga : Pembinaan Ormas Semarang di Tawangmangu: Dorong Kemandirian Lewat Fundraising dan Ekonomi Kreatif
Dengan pendekatan pengamanan yang mengedepankan nilai-nilai humanis dan penghormatan terhadap hak demokrasi, pelaksanaan May Day 2026 di Kota Semarang diharapkan mampu berlangsung aman, tertib, serta mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi. (Red.ADC)




