Tanggul Sungai Jebol di Mangkang Kulon, Aparat Gabungan dan Pemkot Semarang Lakukan Penanganan Darurat

KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id – Respons cepat ditunjukkan aparat gabungan bersama unsur Pemerintah Kota dalam menangani dampak banjir akibat jebolnya tanggul sungai sepanjang kurang lebih 25 meter di wilayah RT 01 RW 01 Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Rabu (04/03/2026) sejak pukul 08.00 WIB.

 

Kerja bhakti penanganan darurat ini digelar sebagai langkah percepatan pemulihan pasca banjir yang sempat merendam kawasan permukiman warga. Sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama dalam upaya menekan risiko banjir susulan sekaligus memulihkan kondisi lingkungan.

 

Baca juga : Hujan Deras Picu Talut Sungai Jebol di Mangkang Kulon Semarang, 260 Jiwa Terdampak

 

Hadir langsung di lokasi antara lain Kepala Dinas PU Kota Semarang Suwarto, S.E., M.T., Dandim 0733/KS Kolonel Inf Priyo Handoydo, Camat Tugu Eko Agus Padang Haryanto, S.STP., M.M., Danramil 14/Tugu Arh. Sugiaharto, serta Kapolsek Tugu Kompol Fajar Widiyanto, S.H., M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan Sekcam Tugu, Kasi Pembangunan Kecamatan Tugu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Lurah Mangkang Kulon beserta staf, BPBD Kota Semarang, BPWS, PMI Kota Semarang, personel Dinas PU Divisi Drainase Perkotaan dan Divisi Irigasi, operator alat berat, dua unit truk pemadam, Pemuda Pancasila Kecamatan Tugu, Siaga Kodim, Koramil 14 Tugu, serta perbantuan Koramil 09 Ngaliyan.

 

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan lumpur dan sampah di rumah warga serta jalan lingkungan, pemotongan pohon di sekitar aliran Sungai Plumbon, pembersihan material tembok tanggul yang jebol, hingga pengangkutan karung pasir dan bambu untuk pemasangan tanggul darurat.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipatif menghadapi potensi peningkatan debit air, mengingat curah hujan yang masih berpotensi tinggi di wilayah pesisir utara Semarang.

 

Baca juga : Polda Jateng dan Pertamina Perkuat Distribusi BBM Saat Mudik Lebaran 2026

 

Kapolsek Tugu, Kompol Fajar Widiyanto, menegaskan bahwa keterlibatan seluruh unsur merupakan bentuk nyata sinergitas dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak.

 

“Kami bersama TNI, Pemerintah Kota, dan seluruh elemen masyarakat bergerak cepat melakukan penanganan darurat agar dampak banjir tidak meluas. Prioritas kami adalah keselamatan warga serta percepatan pemulihan lingkungan. Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi bencana,” tegas Kapolsek Tugu.

 

Baca juga : Kolaborasi Relawan dan Ojol, 500 Takjil Dibagikan di Kota Semarang

 

Sementara itu, Camat Tugu Eko Agus Padang Haryanto menyampaikan bahwa kerja bhakti ini menjadi bentuk kolaborasi konkret antara pemerintah dan masyarakat.

 

“Penanganan tanggul jebol ini kami lakukan secara darurat sambil menunggu proses perbaikan permanen dari dinas terkait. Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan debit air meningkat,” ujarnya.

 

Baca juga : Jelang Idul Fitri 2026, Polda Jateng Tindak Tegas Peredaran Petasan Ilegal

 

Hingga pukul 11.00 WIB, kegiatan kerja bhakti masih berlangsung dalam kondisi aman dan lancar. Personel gabungan terus menguatkan tanggul sementara guna meminimalisir risiko banjir susulan.

 

Warga setempat mengaku terbantu dengan kehadiran aparat dan relawan. Selain membantu membersihkan rumah, dukungan moril yang diberikan turut menumbuhkan optimisme warga untuk segera bangkit dari dampak bencana.

 

Baca juga : Kolaborasi Relawan dan Ojol, 500 Takjil Dibagikan di Kota Semarang

 

Dengan langkah cepat dan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan wilayah Mangkang Kulon dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. (Red.ADC/.hms)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top