Antisipasi Kasus Keracunan, Polrestabes Semarang Gelar Rapat Koordinasi MBG

Rapat Koordinasi Program MBG tingkat Kota Semarang di Aula Polrestabes Semarang, Kamis (02/10/2025).

KOTA SEMARANG, BANKOM SEMARANG NEWS.ID – Menyikapi maraknya kasus keracunan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah, Polrestabes Semarang menggelar Rapat Koordinasi Program MBG tingkat Kota Semarang di Aula Polrestabes Semarang, Kamis (02/10/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K., M.H., serta dihadiri jajaran pejabat utama, kapolsek se-Kota Semarang, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, perwakilan Kodim 0733/KS, Dinas Kesehatan Kota Semarang, dan para Kepala SPPG.

Agenda rapat membahas strategi agar program MBG berjalan sesuai tujuan pemerintah, yakni meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan pendidikan anak-anak di Kota Semarang.

 

Baca juga : Kapolri Cek Kesiapan SPPG Polrestabes Semarang Secara Virtual, Pastikan Program MBG Siap Operasional

 

Dalam sambutannya, AKBP Wiwit Ari Wibisono menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas makanan MBG.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap makanan yang diterima anak-anak tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan higienis. Untuk itu diperlukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari bahan, proses memasak, hingga distribusi. Semua pihak harus bersinergi,” ujarnya.

 

Baca juga : Apel “Semarang Damai”: Sinergi Pemerintah, TNI, dan Polri Jaga Persatuan Kota Atlas

 

Ia juga menekankan bahwa Polrestabes Semarang siap melakukan monitoring bersama instansi terkait agar keamanan dan kesehatan anak-anak tetap menjadi prioritas utama.

 

Baca juga : Mendagri Tito Hadiri Hari Kesaktian Pancasila 2025, Presiden Prabowo Pimpin Perdana Upacara

 

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Semarang menegaskan komitmennya dalam mendampingi program MBG dengan SOP ketat. Pengawasan dilakukan mulai dari pemilihan bahan pangan, penyimpanan, pemorsian, hingga distribusi.

“Kami menetapkan aturan ketat, maksimal empat jam sejak selesai dimasak makanan sudah harus dikonsumsi, serta pembagian produksi dua kali dalam sehari. Selain itu, Tim Gerak Cepat (TGC) kami siagakan untuk menangani jika terjadi insiden keracunan,” jelas perwakilan Dinkes Kota Semarang.

 

Baca juga : Kesbangpol Kota Semarang Gelar Kemah Kebangsaan, DPRD Dorong Persatuan Ormas

 

Dengan adanya koordinasi lintas sektor ini, diharapkan pelaksanaan MBG di Kota Semarang berjalan lancar, aman, serta benar-benar memberikan manfaat bagi siswa sebagai generasi penerus bangsa. (Yono/.hms)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top