KAB. KENDAL, BANKOM SEMARANG NEWS.ID – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau langsung penanganan darurat lanjutan tanggul Sungai Bodri yang jebol di Desa Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Senin (04/08/2025). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan proses penanggulangan berjalan optimal guna mencegah banjir kembali terjadi di kawasan permukiman warga.
Baca juga : Desak Pembangunan Tanggul Permanen, Warga Kebonharjo Datangi DPRD Kendal
Sebagaimana diketahui, tanggul Sungai Bodri sempat jebol pada 26 Januari 2025 akibat hujan deras yang mengguyur selama hampir tiga jam. Debit air yang meningkat drastis kala itu menyebabkan banjir merendam sejumlah permukiman dan lahan pertanian di sekitarnya.
Baca juga : 479 Siswa SLB N Semarang Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Menteri PPPA Tinjau Langsung
Dalam peninjauan tersebut, Taj Yasin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (DPU SDA dan PR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro. Mereka melihat secara langsung proses pemasangan jumbo bag dan batu pada bagian belakang tanggul yang dinilai masih dalam kondisi kritis.
“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa penanganan tanggul berjalan dengan baik. Kita harapkan percepatan perbaikannya bisa selesai sebelum musim hujan tiba,” ujar Taj Yasin kepada awak media.
Baca juga : Semarak Hari Kemerdekaan ke-80, Persada Kendal Hadirkan Kesenian dan Hiburan Rakyat
Terkait penanganan jangka panjang, Wagub menyebutkan bahwa pembangunan tanggul permanen berupa sheetpile telah masuk dalam anggaran tahun 2026. Perbaikan tak hanya difokuskan di titik tanggul Sungai Bodri, tetapi juga di Sungai Kalikutho yang masuk dalam wilayah terdampak.
Baca juga : Sinergi Lintas Sektor, Polrestabes Semarang Bahas Strategi Atasi Kenakalan Remaja dan Konflik Sosial
Ia menegaskan bahwa penanganan darurat saat ini merupakan bagian dari langkah antisipatif pemerintah agar banjir serupa tidak kembali menimpa warga.
“Kita tidak ingin kejadian awal tahun terulang. Maka dari itu, upaya penanganan darurat ini sangat penting sambil menunggu pembangunan permanen dilakukan tahun depan,” jelasnya.
Baca juga : Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat, Polda Jateng Antisipasi Potensi Konflik
Dengan langkah sigap dan kolaborasi lintas sektor yang terus dikuatkan, diharapkan warga Kabupaten Kendal, khususnya di wilayah Patebon, dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman banjir di masa mendatang. (ADC/.hms)






