KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id – Kebakaran yang dipicu ledakan di ruang laboratorium sekaligus area produksi PT RAW Botanical di Kawasan Industri Candi, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (01/07/2026), mengakibatkan satu orang pekerja meninggal dunia dan delapan pekerja lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan intensif di RS Tugu Semarang.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 10.05 WIB. Tim Pemadam Kebakaran Kota Semarang dari Pos Ngaliyan segera diterjunkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.25 WIB dengan waktu respons kurang lebih 15 menit.
Baca juga : Video Viral Kucing Dibuang dari Jembatan Kartini, Polsek Gayamsari Amankan Terduga Pelaku
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah berhasil dikendalikan oleh upaya awal di area pabrik sehingga fokus operasi dialihkan pada proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.
Proses pendinginan berlangsung selama kurang lebih 120 menit dan dinyatakan selesai pada pukul 12.00 WIB, sebelum seluruh personel dan armada kembali ke markas.
Berdasarkan keterangan saksi, Dimas, kebakaran diduga dipicu ledakan dari area produksi sehingga ia segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas, yang kemudian diteruskan ke Pos Damkar Ngaliyan untuk penanganan cepat.
Baca juga : Polrestabes Semarang Tangani Dugaan Pelecehan Seksual Nonfisik di Kampus Negeri, Satu Korban Resmi Melapor
Sementara itu, saksi lain bernama Aan, yang berada tepat di depan lokasi kejadian, mengaku mendengar dua kali suara ledakan sebelum terdengar teriakan minta tolong dari dalam bangunan pabrik.
“Saya mendengar dua kali suara ledakan cukup keras. Tidak lama kemudian terdengar teriakan minta tolong dari dalam area pabrik,” ungkap Aan sebagaimana tercatat dalam laporan petugas di lokasi.
Area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 1.500 meter persegi, dengan titik utama berada di ruang laboratorium dan produksi.
Baca juga : Polsek Gayamsari Bina Remaja Terlibat Tawuran Viral Rusunawa Kaligawe, Libatkan Orang Tua dan Warga
Akibat kejadian tersebut, delapan pekerja mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi menuju RS Tugu Semarang untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, satu pekerja bernama Brian (±30 tahun) dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Identitas korban luka masing-masing yakni Adu Siswanto, Idham Ismail Maulana, Wahyu Setiap, Muhammad Albi, Imam Taufiq, Saifudin, Riki Ardi, dan Ade Riska.
“Dua kali ledakan memecah keheningan Kawasan Industri Candi. Satu nyawa melayang, delapan pekerja terluka. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas di setiap lini industri.”
Hingga berita ini diterbitkan, nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan.
Petugas memastikan api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya sehingga situasi di lokasi dalam kondisi aman dan terkendali.
“Api telah berhasil dipadamkan dan lokasi saat ini dalam keadaan aman. Selanjutnya penyebab pasti kebakaran masih didalami melalui olah tempat kejadian perkara oleh Tim Inafis bersama Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah,” terang petugas di lokasi.
Saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan penyebab ledakan yang memicu kebakaran tersebut. Tim Inafis bersama Laboratorium Forensik Polda Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti serta mengidentifikasi faktor penyebab insiden.
Baca juga : Polsek Ngaliyan Amankan Satu Terduga Pelaku Pencurian Rumah, Satu Lagi Masih Buron
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, khususnya pada industri yang memiliki aktivitas laboratorium dan produksi dengan potensi risiko tinggi. Keselamatan pekerja diharapkan tetap menjadi prioritas utama guna mencegah terulangnya kejadian serupa. (ADC)




