Polda Jateng Gelar Apel Kesiapan, Pastikan Respons Cepat Hadapi Situasi Darurat

Brigjen Pol. M. Ngajib didampingi Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Latif Usman serta jajaran pejabat utama laksanakan pengecekan dalam Apel Pengecekan Kesiapan Alat Utama dan Alat Khusus fungsi Harkamtibmas di Mapolda Jateng, Rabu (22/04/2026).

KOTA SEMARANG, Bankomsemarangnews.id – Markas Polda Jawa Tengah menghadirkan pemandangan yang tak biasa. Barisan kendaraan taktis berdiri tegap, perlengkapan khusus tersusun rapi, sementara unit satwa tampak siaga bersama para pawangnya. Semua menjadi satu kesatuan yang menggambarkan kesiapan penuh dalam menjaga keamanan masyarakat, Rabu pagi (22/04/2026).

Momentum tersebut dikemas dalam Apel Pengecekan Kesiapan Alat Utama dan Alat Khusus fungsi Harkamtibmas yang dipimpin oleh M. Ngajib, dengan pendampingan Latif Usman serta jajaran pejabat utama.

Pemeriksaan dilakukan secara detail. Mulai dari perangkat pengamanan objek vital seperti X-Ray dan metal detector, kendaraan patroli hingga mobil taktis, semuanya dipastikan berada dalam kondisi prima. Tak hanya sekadar pengecekan fisik, kegiatan ini juga menjadi refleksi kesiapan menyeluruh—baik dari sisi teknologi maupun sumber daya manusia.

 

Perhatian khusus tertuju pada peralatan modern yang mendukung respons cepat di lapangan. Drone pengendali massa hingga perangkat U-Safe yang mampu menjangkau korban di air tanpa risiko bagi petugas, menunjukkan bahwa pendekatan pengamanan kini semakin adaptif dan inovatif.

 

Baca juga : Jelang May Day 2026, Polda Jateng Perkuat Perlindungan Buruh Lewat Desk Ketenagakerjaan

 

Di sisi lain, perlengkapan penyelamatan seperti water rescue, SCBA, hingga peralatan vertical rescue dan tang hidrolis menegaskan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan, dari kecelakaan hingga bencana alam. Di antara deretan itu, tampak pula perlengkapan sederhana namun vital—kotak P3K dan alat pemadam api ringan—yang menjadi simbol kehadiran polisi sebagai penolong pertama di tengah masyarakat.

 

Tak kalah menarik, unit K9 dan kuda patroli menjadi bagian dari kesiapan tersebut. Kehadiran mereka mengingatkan bahwa di tengah kemajuan teknologi, kemampuan alami yang terlatih tetap memiliki peran penting dalam mendukung tugas kepolisian.

 

Dalam arahannya, Brigjen Pol. M. Ngajib menekankan bahwa kesiapan peralatan harus diimbangi dengan kualitas personel yang mengoperasikannya.

 

“Kesiapan tidak hanya pada alat, tetapi juga pada kemampuan personel. Latihan harus terus dilakukan agar setiap tindakan di lapangan berjalan tanpa keraguan,” ujarnya.

 

Baca juga : Jelang May Day 2026, Polda Jateng Siapkan 372 Personel dengan Pelatihan Humanis

 

Sementara itu, Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Latif Usman menyoroti pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Ia menekankan bahwa patroli tidak hanya sebatas rutinitas, melainkan harus menjadi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat.

 

“Patroli harus menyentuh masyarakat. Libatkan komunikasi aktif dan sinergi dengan Bhabinkamtibmas agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

 

Hal serupa disampaikan Kabid Humas Polda Jateng Artanto. Ia menegaskan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional sekaligus humanis.

 

“Kami ingin memastikan setiap unsur siap memberikan perlindungan maksimal. Rasa aman masyarakat adalah prioritas utama,” tegasnya.

 

Baca juga : Komitmen Polda Jateng: Seleksi Anggota Polri 2026 Bersih, Humanis, dan Akuntabel

 

Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa kesiapan aparat bukan hanya soal peralatan yang lengkap, tetapi juga tentang dedikasi, kesiapan mental, dan kehadiran yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam setiap situasi. (Red.ADC)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top