OPD dan Relawan CC112 Semarang Ikuti Training Komunikasi Pelayanan Publik di Yogyakarta

Kegiatan "Communication Complaint Handling Training for 112 Emergency Call Agents" bersama Telexindo yang berlangsung di Tara Hotel Yogyakarta, Minggu hingga Senin, 24–25 Mei 2026. (Foto:MY)

YOGYAKARTA, Bankomsemarangnews.id – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Pemerintah Kota Semarang melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia pada layanan darurat Call Center 112. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Communication Complaint Handling Training for 112 Emergency Call Agents bersama Telexindo yang berlangsung di Tara Hotel Yogyakarta, Minggu hingga Senin, 24–25 Mei 2026.

Pelatihan ini diikuti oleh seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), relawan yang tergabung dalam CC112 Kota Semarang, serta perwakilan anggota Bankom Semarang yang turut mendapatkan pembekalan peningkatan kemampuan komunikasi pelayanan publik.

Dalam kegiatan tersebut, Telexindo memberikan materi mengenai teknik komunikasi efektif, etika pelayanan masyarakat, hingga strategi penanganan komplain pelanggan secara profesional dan humanis dalam situasi darurat.

Peserta juga diberikan simulasi pelayanan telepon darurat agar mampu menghadapi berbagai karakter pelapor dengan respons yang cepat, tepat, tenang, dan solutif.

 

Baca juga : Silaturahmi Kamtibmas Polda Jateng, Gandeng Ormas dan Kampus Perkuat Literasi Digital di Semarang

 

Kepala Divisi dan Kepala Bidang dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang dalam arahannya menegaskan bahwa agen layanan 112 merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat yang memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.

 

“Petugas call center bukan sekadar penerima laporan, tetapi representasi pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena itu komunikasi yang baik, kesabaran, dan keikhlasan menjadi hal utama dalam memberikan pelayanan,” ujar salah satu pejabat Kominfo Kota Semarang dalam sesi motivasi kepada peserta.

Selain penguatan teknis komunikasi, pelatihan ini juga menjadi sarana membangun kekompakan dan koordinasi antar unsur OPD maupun relawan yang terlibat dalam sistem layanan darurat Kota Semarang.

 

Baca juga : Monev CC 112 Semarang 2026: Perkuat Koordinasi Ambulans dan Respons Cepat Darurat

 

Dua personel Bankom Semarang, Muhammad Yusuf, S.H. & Martinus Yoga Satriya yang turut hadir mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru, khususnya dalam menghadapi situasi komplain masyarakat dengan pendekatan komunikasi yang lebih persuasif dan profesional.

 

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami belajar bagaimana menghadapi masyarakat dengan lebih tenang, empati, dan tetap fokus memberikan solusi. Ini penting untuk mendukung pelayanan darurat yang cepat dan tepat,” ungkap Yusuf.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan Call Center 112 Kota Semarang semakin optimal, responsif, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat kapan pun dan di mana pun.

 

Baca juga : Fundraising Bukan Sekadar Proposal, Ormas Diajak Bangun Sistem dan Kepercayaan

 

Bankom Semarang News memandang bahwa pelayanan publik yang humanis bukan hanya tentang kecepatan respons, tetapi juga bagaimana menghadirkan empati di tengah situasi darurat masyarakat. (Red.ADC)

 

Simak berita terkini dan baca berita kami langsung di ponselmu.
Akses berita Bankom Semarang News
WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VatTkCa4SpkQUzGt5
Scroll to Top